Rabu, 29 Juli 2009

Borobudur Sunrise, Pemandangan Matahari Terbit di Nirwana

Borobudur merupakan salah satu peninggalan sejarah terindah dan terbaik di dunia yang tercatat dalam Daftar Peninggalan Sejarah Dunia. Candi Borobudur adalah bangunan agama Budha terbesar di dunia dan telah diakui sebagai peninggalan sejarah terbesar yang pernah dibuat oleh manusia dan hingga kini selalu dikunjungi oleh jutaan turis domestik maupun mancanegara. Borobudur mempunyai bentuk bangunan yang tiada ada duanya di dunia. Bentuk arsitektur tersebut terinspirasi dari filsafat micro cosmos yang akan menimbulkan berbagai pertanyaan seperti kapan, bagaimana caranya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun dan oleh siapa.
Jawaban pasti akan hal tersebut masih merupakan misteri hingga saat ini karena tidak adanya satu dokumen pun yang bisa ditemukan. Berdasarkan tulisan singkat yang ada pada prasasti yang ditemukan, maka banyak ahli menyatakan bahwa Borobudur dibangun pada sekitar abad ke 8 ketika Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra memerintah kerajaannya di Jawa Tengah. Borobudur mempunyai arti yang samar-samar, tetapi sebenarnya kata tersebut merupakan sebuah gabungan kata “Bara” dan “Budur”. Bara berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti komplek candi atau biara, sementara Budur mengingatkan akan kata dari Bahasa Bali yang berarti di atas. Dengan demikian, Borobudur berarti biara yang terletak di atas bukit.
Borobudur adalah bangunan yang penuh dengan ornamen yang mengandung fosofi dimana ornamen-ornamen tersebut mempunyai symbol kesatuan dalam perbedaan yang dapat diikuti oleh semua orang untuk mencapai tujuan hidup yang paling mulia. Relief-relief yang terpahat pada tembok-tembok candi menceritakan akan ajaran hidup manusia yang sangat indah. Dengan kata lain, Borobudur adalah jiwa dari seni, budaya dan filsafat
Mengagumi kemegahan Borobudur di siang hari dan melihat detail setiap arca dan batu-batu berelief penyusunnya adalah sesuatu yang paling didambakan oleh jutaan orang dari berbagai negara. Namun, tak banyak orang yang menyadari bahwa Borobudur juga memiliki pemandangan unik lain, yaitu pemandangan matahari terbit yang indah dan menerpa tubuh stupa Sang Budha yang bersila di puncak candi yang berdiri sejak abad ke 9 ini.
Bila anda termasuk orang yang belum pernah menikmatinya, maka mencobanya untuk mewarnai datangnya kehidupan baru pada awal tahun tentu akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Matahari yang terbit dengan sinar terang setidaknya bisa turut menyemangati anda menjalani kehidupan setahun ke depan, dan yang jelas bisa menjadi sebuah pengingat bahwa kebijaksanaan atau nirwana yang dilambangkan oleh puncak candi ini adalah tujuan utama hidup anda.
Untuk menikmati pemandangan matahari terbit itu, sejak sore hari anda bisa menginap di Hotel Manohara, satu-satunya hotel yang berada di kompleks Candi Borobudur. Atau, anda bisa juga mengikuti paket tur Borobudur Sunrise yang ditawarkan oleh beberapa agen tur. Tanpa itu, anda bahkan tak akan bisa masuk ke kompleks candi dan sunrise pun terlewatkan, sebab pintu gerbang masuk kawasan objek wisata ini baru dibuka sekitar pukul 7.30 WIB.
Bila menginap di Manohara, sebenarnya anda bisa berangkat naik ke Borobudur pada jam berapa pun untuk menikmati sunrise. Namun, pengelola hotel dan beberapa agen tur biasanya akan memberangkatkan anda pukul 3.30 pagi sehingga dapat berjalan santai dan tidak menunggu sunrise terlalu lama. Pemandangan sunrise sendiri biasanya akan bisa dinikmati sekitar pukul 5.00 pagi. Sebaiknya anda membawa jaket untuk mengalahkan hawa dingin dan bila perlu membawa senter untuk penerangan.
Begitu langit di timur tampak mulai terang, anda bisa bersiap untuk melihat gerak gerik matahari memunculkan diri. Sedikit saja sinar kuning kemerahan muncul, itu berarti saat fajar telah tiba di puncak Borobudur yang melambangkan nirwana ini. Sebuah keunikan ketika anda melihat sunrise di Borobudur adalah bahwa matahari seolah datang dari celah antara dua gunung, yaitu Merapi yang menjadi salah satu gunung teraktif di dunia dan Merbabu yang sering disebut kembarannya.
Saat Merapi tengah aktif mengeluarkan lava pijarnya dan kabut tak menutupi, anda bisa melihat guguran lava pijar yang menuju hulu Kali Krasak. Warna lava pijar yang merah membara akan tampak sangat terang, menjadi kontras dengan warna langit yang masih gelap. Januari 2006 lalu, puluhan wisatawan menikmati pemandangan ini dan di tengah aktivitas Merapi yang mulai meningkat akhir-akhir ini, anda tentu berpeluang untuk menikmatinya juga.
Pemandangan lain yang tak kalah menarik adalah desa-desa sekitar Borobudur yang akan tampak bila anda menatap ke bawah. Di desa-desa sekitar itulah, hingga kini pertanian dan kesenian tetap berkembang, setidaknya bisa membantu anda membayangkan kondisi desa sekitar saat candi ini didirikan. Bila kabut tebal sedang menyelimuti, anda masih bisa melihat pepohonan tinggi berwarna hijau yang muncul dari permukaan kabut.
Setiap gerak gerik matahari dapat direkam dari seberapa terang berkas sinar yang menerpa stupa Sang Budha. Kian tinggi matahari, stupa Sang Budha pun semakin terlihat terang, mengubah warna yang semula terlihat hitam menjadi abu-abu cerah. Bila memiliki kamera yang cukup bagus merekam gambar, anda bisa mengabadikan momen saat seberkas sinar matahari menerpa stupa Sang Budha dan membuat satu bagian stupa tersebut lebih terang dari bagian lain.
Saat panas matahari mulai menyengat, itulah saatnya anda mesti turun candi. Namun, jangan khawatir, anda masih bisa mengelilingi desa-desa sekitar Borobudur yang semula hanya bisa dilihat dari atas. Beberapa desa kini ditetapkan sebagai desa wisata. Anda bisa menyaksikan kesibukan penduduk bertani, membuat tembikar, memahat patung dan berbagai aktivitas lainnya. Kehadiran anda di desa itu setidaknya bisa memberi harapan bagi para penduduk yang kini kian sulit menjalani hidup.
Seniman Mancanegara Ikuti 'Seribu Satu Misteri Borobudur'
Sejumlah seniman luar negeri mengikuti pameran seni rupa bertajuk "Seribu Satu Misteri Borobudur 2007" yang digelar Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI), di Pendopo Pondok Tingal, sekitar 500 meter timur Candi Borobudur, 26 Mei-4 Juni 2007. Ketua Panitia Pameran "Seribu Satu Misteri Borobudur" Yogi Setyawan di Magelang, Sabtu (19/5), mengatakan, seniman asal luar negeri yang mengikuti even itu antara lain dari Jerman, Belanda, Kanada, Polandia, Spanyol, Jepang, dan Cekoslovakia
Pameran itu juga akan diikuti ratusan seniman dari dalam negeri seperti Yogyakarta, Magelang, Bali, Jakarta, Surabaya, Semarang, Solo, dan berbagai daerah di Jawa Tengah. "Selain ratusan karya lukis, mereka juga memamerkan patung, tari, fotografi, instalasi, performance art, ritual Borobudur, kolaborasi seni, dan musik. Ruang ekspresi bebas para peserta pameran difokuskan mengeksplorasi Candi Borobudur," katanya didampingi seniman KSBI lainnya Umar Chusaeni.
Ia mengatakan, fokus tentang Borobudur akan memotivasi para seniman untuk bersikap kritis, kreatif, dan inovatif. "Semua mengacu pada bentuk dan sikap kritis melihat, merasakan, memahami, dan memikirkan Candi Borobudur," katanya,
Ia mengatakan, Candi Borobudur adalah bangunan agung karya Bangsa Indonesia yang dipersembahkan bagi peradaban dunia. Borobudur menyimpan seribu satu misteri termasuk memberikan kekayaan inspirasi bagi karya seni rupa. Umar mengatakan, keajaiban Candi Borobudur menjadi pustaka seniman untuk menghasilkan karya seni terbaiknya. Pameran seni rupa itu memberikan ruang para seniman untuk memvisualisasikan secara bebas inspirasi mereka
"Fokusnya Candi Borobudur, para seniman dipastikan bermain konsep untuk menghasilkan karya seni masing-masing, dan hasilnya dipastikan memperkaya karya seni anak bangsa ini," katanya. Hingga saat ini pihak panitia telah menerima kiriman ratusan lukisan dan puluhan patung dengan tema Borobudur, yang akan dipamerkan untuk memeriahkan Perayaan Waisak 2007 di Candi Borobudur itu Pameran "Seribu Satu Misteri Borobudur 2007" rencananya dibuka penikmat seni Kota Magelang Lie Thian Hauw dan pentas wayang suket (rumput,red) oleh seniman Slamet Gundono (Tegal) dengan lakon "Gongseng Drupadi".

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

tolong di isi