Sabtu, 02 Januari 2010

TAKE HOME KOMMAS

TAKE HOME
KOMMAS

1. Versi teory kultivasi mana yang menurut anda mempunyai kemungkinan lebih besar untuk benar – hipotesis asli yang menyatakan dampak “untuk semua anggota” atau hipotesis revisi yang menyatakan dampak untuk jenis tayangan tertentu?

JAWABAN:
Menurut saya versi teory kultivasi yang menurut saya mempunyai kemungkinan lebih besar untuk benar adalah hipotesis revisi yang menyatakan dampak untuk jenis tayangan tertentu. Teory kultivasi dikembangkan untuk menjelaskan dampak menyaksikan televise pada persepsi, sikap dan nilai-nilai orang. Teory ini berasal dari program riset jangka panjang dan ekstensif yang dilakukan George Gerbner ketika ia menjadi dekan Annenberg School of Communication di Universitas Pennsylvania Amerika Serikat (AS). Menurut teori kultivasi ini, televise menjadi media atau alat utama dimana para penonton televise itu belajar tentang masyarakat dan kultur lingkungannya. Dengan kata lain, persepsi apa yang terbangun di benak anda tentang masyarakat dan budaya sangat ditentukan televise. Maka dari itu menurut saya hipotei tentang taory kultivasi yang emungkinan besar untuk benar adalah hipotesis yang menyatakan damapk untuk jenis tayangan. Karena menurut saya tayangan televise menentukan segalanya, termasuk tingkah laku dan perilaku audiens baik pemirsa berat maupun pemirsa ringan. Contohnya adalah dampak tayangan “Sergap” di televise membuat pemirsa “berat” maupun pemirsa ‘ringan”televise menjadi takut dengan adanya kejahatan dimana-mana. Unsur kekerasan yang terdapat dalam berita kriminal tidak dapat dibendung. Hal ini memicu munculnya faktor penentu perubahan bagi perilaku khalayaknya dalam aspek kognitif, afektif, dan konatif. Alternatif tayangan berita kriminal di televisi tentunya akan memberikan pengaruh bagi khalayak pemirsanya, terutama jika berita kriminal yang ditayangkan dinikmati oleh khalayak remaja. Menurut Hurlock (Suharto, 2006) tahap perkembangan anak-anak hingga remaja, pada fase inilah remaja mulai memiliki pola perilaku akan hasrat penerimaan sosial yang tinggi. Khalayak remaja mulai menyesuaikan pola perilaku sosial sesuai tuntutan sosial. Remaja yang memiliki intentitas menonton berita kriminal mulai menyesuaikan hal-hal yang diterimanya dengan realitas sosial. Sehingga pengaruhnya akan cepat diterima terutama pada aspek kognitif, yang meliputi pengetahuan akan kejahatan, aspek afektif meliputi perasaan atau emosi akan tayangan kekerasan bahkan aspek behavioral yang meliputi tindakan untuk meniru adegan kekerasan. Dari penjelasan diatas hipotesis yang menurut saya benar adalah Hipotesis revisi yang menyatakan dampak untuk jenis tayangan tertentu.



2. Peran apakah yang dimainkan media massa dalam spiral kesunyian? Apakah beberapa contoh dari media massa yang memainkan peran itu?

JAWABAN:
Teory spiral kesunyian adalah sebuah teory yang dikembangkan oleh Noelle Neumann ( 1973-1980) yang merupakan teory yang memberi media massa lebih banyak kekuatan daripada teory-teory lain. Noelle Neumann menyatakan bahwa media massa mempunyai dampak yang sangat kuat pada opini public tetapi damapk ini diremehkan atau tidak terdeteksi di masa lalu karena keterbatasan riset. Ada 3 karakteristik komunikasi massa yaitu: kumulasi, ubikuitas dan harmoni. Peran yang dimainkan media massa dalam teory spiral kesunyian ini adalah opini public dan opini mayoritas. Media massa juga memainkan peran penting dalam spiral kesunyian karena media massa merupakan sumber yang diandalkan orang untuk menemukan ditribusi opini public. Media massa dapat berpengaruh dalam piral kesunyian dalam tiga cara: (1). Media massa membentuk kesan tentang opini mana yang sedang meningkat dan (3) media massa membentuk kesan tentang opini media yang dapat disampaikan di muka umum tanpa menjadi tersisih ( Noelle Neumann 1973, hlm. 108).
Contoh dari media massa yang memerankan peran opini public adalah:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

tolong di isi